Beginilah proses pembuatan rokok kretek, rokok mild dan rokok putih murah dengan rasa mantap

Beginilah proses pembuatan rokok kretek, rokok mild dan rokok putih murah dengan rasa mantap

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyebut masyarakat Indonesia bisa menghemat Rp 605 miliar bila para perokok tidak merokok satu hari saja.

banner

Bagi perokok berat tentu akan mengeluarkan biaya yang tak sedikit jika dijumlahkan dalam sebulan bahkan akan semakin membengkak jika dihtung pertahun untuk belanja rokok, bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung berapa banyak batang rokok yang dihisapnya.

Tahukah sampean brow or sis bahwa negara menerima cukai rokok dalam setahun bisa mencapai 50 Triliun bahkan lebih ? Jika cukainya saja sedemikan besar berapa nilai penjualan rokoknya, tentu akan lebih besar...

Simak cuplikan beritanya !


Tengah Tahun, Cukai Rokok Sumbang Rp 50,5 Triliun ke Negara

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mencatat penerimaan cukai sudah melebihi 50% pada semester pertama tahun 2013 atau sebesar Rp 52,6 triliun. Sebanyak 96% dari capaian itu berasal dari cukai rokok yang nilainya mencapai Rp 50,5 triliun. Realisasi ini sudah penuhi 30% total target penerimaan direktorat ini yaitu sebesar Rp 153,2 triliun hingga akhir tahun.

Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Susiwijono Moegiarso menyebutkan penerimaan Cukai sampai dengan 28 Juni 2013 sebesar Rp 52,6 triliun atau 50,24% dari target tahunan Bea Masuk APBN-P 2013 sebesar Rp 104,7 triliun. Realisasi penerimaan cukai tersebut senilai 102,4% dari target proporsional sampai dengan 28 Juni 2013 yang sebesar Rp 51,3 triliun. (link berita)

Belanja rokok rakyat Indonesia dalam sehari tembus Rp 605 miliar

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi menyebut masyarakat Indonesia bisa menghemat Rp 605 miliar bila para perokok tidak merokok satu hari saja.

"Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013 dan riset dari Pusat Data dan Informasi Kementerian kesehatan, jumlah penduduk usia di atas 10 tahun yang merokok 24,3 persen," kata Tulus seperti ditulis Antara, Senin (30/5).

Tulus mengatakan 24,3 persen itu setara dengan 48.400.322 jiwa. Bila rata-rata jumlah batang rokok yang dihisap setiap hari adalah 12 batang dan harga sebungkus rokok berisi 12 batang adalah Rp 12.500, maka pembelanjaan rokok setiap hari adalah Rp 605.004.150.000. (link berita)

Pemilihan tembakau sebelum di olah menjadi rokok

Nah, bagi yang berminat anda bisa mempraktekan bagaimana cara membuat rokok baik kretek maupun rokok putih (tanpa cengkeh).

Banyak cara yang digunakan bagaimana untuk menciptakan rasa dan aroma rokok tentu tergantung selera pembuatnya.

Di lapak penjualan tembakau online juga banyak dijual berbagai jenis tembakau siap linting baik tembakau impor maupun lokal lengkap dengan segala sarananya misalnya paper dan alat lintingnya,

Tapi setelah dicoba rasanya antara penjual satu dengan yang lain walaupun mengklaim sama rasanya dengan rokok branded (buatan pabrik, misalnya, Malboro, Dji Sam Soe, Sampurna, Djarum, Gudang Garam dsbnya) tetap saja berbeda, hal tersebut disebabkan oleh proses peracikan tembakau (blending) serta proses casing (pemberian saus rokok, yang tentu sangat di rahasiakan oleh pabrik pembuatnya).

Pembuatan rokok itu memiliki beberapa tahapan sebelum sampai di tangan para peminat, nah kebetulan Code Labs News berkesempatan mengunjung salah satu pabrik rokok yang cukup besar produksinya (beberapa proses tahapan tersebut tentu saja sangat dirahasiakan seperti dalam peramuan saus) tapi... sempat intip juga sih hahaha...

Tembakau yang sudah dipilih siap di stem (disemprot uap panas) untuk mematikan sisa telur kutu tembakau yang mungkin masih tertinggal agar dapat diracik secara baik. Proses ini tak mungkin dilakukan oleh penjual tembakau eceran yang banyak di lapak-lapak baik online maupun offline karena alasan waktu, biaya dan peralatan

Oke karena prosesnya panjang maka Code Labs News akan bagi dalam beberapa bagian posting jika ternyata banyak pembacanya...(sebenarnya cerita ini sudah pernah Code Lab Posting beberapa waktu yang lalu dan dibaca oleh hampir  20 ribu orang dan diantaranya banyak juga yang pesan tembakau racikan Code Lab News)

Artikel tersebut Code Labs News hapus karena larangan dari pihak Adsense menampilkan produk tembakau, namun karena blog ini menggunakan template baru dan tidak dipasang iklan maka kami akan memposting ulang dengan format baru dengan tambahan yang lebih detil lagi...


Sebagai gambaran :
Perhitungan biaya membuat rokok 1 on tembakau blend (kwalitas terbaik) misalnya untuk rokok Malboro Rp.25 ribu bisa menghasilkan 100 batang rokok. coba bandingkan dengan rokok Malboro jika kita beli di warung sebungkus Rp.25 ribu hanya untuk 20 batang ! Berarti dengan uang Rp 25.000 kita bisa mendapat 5 Bungkus !

Baca juga:

banner

Your Reactions:

*  
Admin
Thankyou guys for reading the article Beginilah proses pembuatan rokok kretek, rokok mild dan rokok putih murah dengan rasa mantap Jari Langit admited that though we trying to describe accurately, we cannot verify the exact facts of everything posted. Posting may contains Information, speculation or rumor.
Google
Klik untuk buka komentar sesuai akun Anda

Tidak ada komentar

» Komentar anda sangat berguna untuk peningkatan mutu artikel
» Terima kasih bagi yang sudah menulis komentar.