Perbedaan daging ayam kampung dan ayam broiler yang perlu diketahui

Perbedaan daging ayam kampung dan ayam broiler yang perlu diketahui

Beberapa penelitian menyatakan bahwa hampir 67% dari ayam broiler mengandung bakteri E.Coli yang bisa membuatmu keracunan

banner

Daging ayam merupakan jenis daging yang paling mudah untuk didapatkan. Di Indonesia sendiri ada 2 jenis ayam yang paling populer untuk dikonsumsi dan diambil dagingnya yaitu ayam kampung dan ayam broiler.

Ayam kampung merupakan jenis ayam yang dikembangbiakkan dengan cara yang lebih organik sehingga menghasilkan daging yang lebih kesat. Sementara broiler dikembangbiakkan secara massal guna memenuhi kebutuhan pasar yang meningkat. Itulah sebabnya banyak yang berpendapat bahwa ayam broiler lebih berbahaya untuk kesehatan. Benarkah demikian?

Well, sebuah penelitian yang dilansir dari boldsky.com memberikan paparan yanng menarik tentang ayam broiler yang wajib untuk kamu tahu. Berikut adalah penjelasannya.

1. Diberi suntikan anti-biotik
Dalam proses beternak ayam broiler, sebagian besar dari ayam yang dipelihara diberi suntikan anti-biotik untuk tetap sehat dan bertahan dari segala macam serangan virus penyakit. Hal ini kemudian membuat ayam broiler mengalami resistensi antibiotik yang ketika kamu konsumsi, tentu bisa memberikan bahaya kesehatan.

2. Diberi suntikan penggemuk
Demi memenuhi tuntutan pasar yang menginginkan daging ayam yang besar namun agar proses produksi tetap murah, maka ayam broiler diberikan suntikan penggemuk dan membuat daging lebih banyak bertumbuh. Masalahnya, suntikan ini berisi cairan kimia dan obat-obatan tertentu yang juga bisa membahayakan kesehatan manusia yang mengonsumsinya.

3. Meningkatkan risiko terkena kolesterol
Karena daging ayam broiler lebih berlemak dibandingkan dengan ayam kampung, maka risiko manusia yang mengonsumsinya untuk terkena kanker dan kolesterol juga akan lebih tinggi.

4. Risiko keracunan lebih tinggi
Beberapa penelitian menyatakan bahwa hampir 67% dari ayam broiler mengandung bakteri E.Coli yang bisa membuatmu keracunan. Apalagi, jika tempat untuk menyembelih ayam tidak higienis. Sehingga daging ayam mentah ini bisa tercemar ratusan kuman dan bakteri.

5. Ayam kampung lebih sehat dari ayam broiler
Jadi, apakah ayam kampung lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi daripada ayam broiler? Jawabannya adalah iya. Apalagi jika ayam kampung dipelihara dalam lingkungan yang lebih sehat.

Namun ketika kamu terpaksa untuk mengolah dan mengonsumsi daging ayam broiler, pastikan bahwa kamu mengolahnya dengan cara yang benar yaitu tidak memotongnya menggunakan alat dapur yang sama dengan memotong sayur atau bahan makanan lain agar makanan lain tidak tercemar bakteri dari ayam. Lalu, cuci dengan bersih dan masak hingga benar-benar matang.

Baca juga:

banner

Your Reactions:

 
Admin
Thankyou guys for reading the article Perbedaan daging ayam kampung dan ayam broiler yang perlu diketahui Jari Langit admited that though we trying to describe accurately, we cannot verify the exact facts of everything posted. Posting may contains Information, speculation or rumor.
Buka Komentar