Jawaban Anies saat Pergi Keluar Negeri dan di kritik oleh anggota Dewan
Jawaban Anies saat Pergi Keluar Negeri dan di kritik oleh anggota Dewan

Jawaban Anies saat Pergi Keluar Negeri dan di kritik oleh anggota Dewan

Lah kalau dia nggak bisa bahasa Inggris, nggak bisa ceramah sana sini sekedar jalan-jalan saja. Jadi sebetulnya kritiknya adalah pengalamanya, kata-katanya adalah ekspresi dari hatinya.



JARILANGIT.COM - Anies : kalau kita itu menjalani tugas, jalani dengan ikhlas, ringan dan rilek saja. Prisip saya itu dari dulu sama, dipuji tidak terbang, di caci tidak tumbang ! 

Demikian dengan masalah sampah, biasakan bicara dengan data dengan fakta sehingga obyektif bukan framing. Framing macam-macam itu temporer. Saya lebih khawatir apa yang di tulis oleh sejarawan, kalau yang di tulis di sosial media hari ini, dua minggu lagi orang lupa.

Bagaimana cara memilih kritik yang konstrukstif ?

Pada saat seseorang mengatakan sesuatu, oh ini tidak obyektif dan ini obyektif. kalau nggak ada obyektiftas masa perlu dijawab, nanti kuwalitas kita turunn dong.

Sekalipun kritikan tersebut datang dari anggota DPRD ? Iya...seringkali kalau kritakan begitu (tidak obyektif), cerminan dari dirinya

Misalnya, kemarin saya pergi ke luar negeri, anggota DPRD bilang nggak ada gunanya, sebenarnya dia mengatakan pengalaman dirinya, bahwa kalau dirinya pergi nggak ada gunanya, oleh karena itu ketika melihat orang lain pergi dianggap seperti dirinya.

Lah kalau dia nggak bisa bahasa Inggris, nggak bisa ceramah sana sini sekedar jalan-jalan saja.. Kalau saya pergi keluar negeri justru menceritakan tetang Indonesia, mengundang orang untuk berkegiatan ekonomi di Indonesia. Jadi sebetulnya kritiknya adalah pengalamanya, kata-katanya adalah ekspresi dari hatinya.

Dinilai Tak Mampu Urus Sampah, Anies Baswedan : Dicaci ?  Ah, Rileks Saja..
Sampah di ibu kota menjadi polemik terkini. Anggota DPRD Jakarta Bestari barus mengungkapkan tingginya pengelolaan sampah DKI yang mencapai 3.7 trilyun pertahun, yang notabene jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan pemprov surabaya yang hanya 30 milyar pertahunnya.

Bahkan Bestari sempat menawarkan risma selaku walikota surabaya untuk hijrah ke jakarta dalam menyelesaikan problem sampah ibu kota.

Nama Risma menjadi trending topik solusi sampah Jakarta. Perseteruan terjadi tentang klaim menajemen sampah ibu kota antara kinerja Ahok atau baru ditata sekarang. Anies dituding untuk membuka data, gubernur menjawab tudingan salah sasaran karena justru menuduh gubernur sebelumnya. Apa yg sebenarnya terjadi?


 
Pilih sistem komentar sesuai akun anda ▼
Blogger

No comments

» Komentar anda sangat berguna untuk peningkatan mutu artikel
» Terima kasih bagi yang sudah menulis komentar.